All for Joomla The Word of Web Design

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di DPR

Cras eget sem nec dui volutpat ultrices.

Jakarta, sorothukumonline.com – Polda Metro Jaya telah menetapkan IAW (32) dan RMY (34) sebagai tersangka terkait peristiwa peluru nyasar, yang menerjang kaca jendela ruang kerja anggota Komisi III DPR RI Wenny Warouw dan Bambang Heru Pramono, di Gedung Nusantara 1, Komplek DPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan, penyidik bertindak cepat melakukan analisis dan penyelidikan setelah mendapatkan laporan adanya dugaan peluru nyasar di Gedung DPR. Tim Inafis, Puslabfor Mabes Polri, dan penyidik Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti proyektil, memeriksa saksi, dan menganalisis arah tembakan.

Berdasarkan analisis sementara, arah tembakan berasal dari lapangan tembak Senayan. Kemudian, penyidik melakukan koordinasi dengan Perbakin atau pengelola lapangan tembak Senayan.

“Kami melakukan koordinasi dengan Perbakin, pada saat itu hanya ada dua orang yang melakukan latihan inisialnya I dan R,” ujar Nico, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10).

Dikatakan, setelah melakukan uji balistik, diketahui proyektil yang ditemukan di TKP, identik dengan peluru yang digunakan tersangka saat latihan menembak.

“Lalu terhadap tindakan ini, kami melakukan penyidikan, kemudian berdasarkan barang bukti adanya peluru, senjata, kemudian identitas yang dimiliki, dapat disimpulkan karena kelalaiannya sehingga peluru itu nyasar,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, kedua tersangka yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu, dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api. “Ancaman hukuman 20 tahun penjara,” katanya.

Polisi turut menyita barang bukti satu pucuk senjata api jenis Glock 17 warna hitam-coklat, 9×19, buatan Austria, tiga buah magasin, berikut tiga kotak peluru ukuran 9×19. Kemudian satu pucuk senjata api merek AKAI Custom warna hitam, dua magasin, dan satu kotak peluru ukuran kaliber 40.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password